Langkah-Langkah Mengecat Yang Benar

Momen-momen tertentu seperti tahun baru, natal ataupun lebaran merupakan momen-momen spesial yang cocok untuk merenovasi rumah. Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk memberikan kesan yang berbeda pada rumah anda, salah satunya dengan mengganti warna dinding rumah anda.

Mengganti warna dinding rumah anda disinyalir dapat merubah mood serta gairah anda dan keluarga untuk lebih nyaman lagi tinggal di rumah. Selain menjadi semakin betah, dengan nuansa baru menjadikan rumah tak sekedar sebagai tempat untuk tinggal semata namun juga bisa memunculkan ide-ide segar untuk pekerjaan ataupun aktivitas anda yang lainnya.

Selain memilih cat dinding yang akan anda aplikasikan pada tembok rumah anda, hal lain yang perlu anda perhatikan ialah dengan mengecek kondisi dinding lama sebelum pengecatan ulang. Anda bisa memeriksanya dengan mengusapkan telapak tangan anda pada dinding. Jika telapak tangan anda masih tetap bersih, maka anda hanya perlu membersihkan dengan menggunakan lap basah sebelum dicat, namun jika tangan anda berminyak maka anda perlu membersihkan dengan lap yang dibasahi dengan campuran detergen.

Namun bila kondisi dinding anda hingga sudah mengeluarkan bubuk putih, maka dinding rumah sudah mengalami pengapuran dan tidak layak untuk dicat ulang. Sehingga butuh diamplas serta dibersihkan dengan menggunakan air agar bisa selanjutnya dilakukan pengecatan.

Agar hasil pengecatan anda maksimal, berikut ini beberapa langkah yang bisa anda lakukan agar hasil yang anda lakukan memuaskan.

Bahan dan Alat Yang dibutuhkan untuk melakukan pengecatan :

  • Ember
  • Sarung tangan
  • Lembaran kain atau plastin
  • Kuas tua atau sikat
  • Cat lateks, linen putih
  • Tray cat
  • Sabun cair
  • Spakling
  • Pisau lebar atau 5in1 peralatan yang bisa banyak digunakan.
  • Amplas
  • Obeng
  • semen dan pasir
  • isolatip
  • kertas koran
  • detergen
  • Rol cat dan penutup rol ukuran 3/8″
  • TSP (Jika diperlukan)

Langkah Pengerjaan :

  1. Bersihkan dinding rumah anda yang ingin anda cat dari aksesoris-aksesoris dinding yang menempel seperti lukisan, foto ataupun pajangan yang lainnya. Setelah itu gunakan karton bekas, koran atau plastik untuk melindungi lantai dari tetesan cat.
  2. Tutup juga stop kontak dengan isolatip atau lakban serta lampu dengan menggunakan kertas koran, agar tidak terkena lelehan cat pada kedua benda tersebut.
  3. Jika dinding anda berminyak, maka anda bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan menggunakan campuran air serta detergen, atau bisa juga dengan menggunakan cairan TSP lalu kemudian di bilas dengan air. Namun bila dinding mengalami pengapuran, maka anda mengamplasnya terlebih dahulu kemudian bersihkan dengan air. Agar hasil yang maksimal, maka anda perlu menunggu semalaman agar dinding menjadi kering.
  4. Jika terdapat lubang pada dinding, maka anda bisa menambalnya menggunakan dempul. Namun apabila lubang pada dinding cukup besar, maka anda bisa menambalnya menggunakan campuran semen serta pasir.
  5. Lindungi sisi-sisi dinding dengan cara ditutup dengan menggunakan plester atau kertas agar menghindari rembesan cat ke sisi-sisi tembok ruangan.
  6. Gunakan warna dasar putih sebagai cat dasar. Setelah mengering, kemudian gunakan cat tembok sesuai warna utama pilihan anda.

Cara diatas merupakan sesuai dengan cara yang banyak digunakan oleh tukang profesional. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka anda bisa melakukan pengecatan dinding pada saat waktu yang luang, sebab mengecat dinding membutuhkan tenaga serta waktu yang tidaklah sedikit. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam mengecat rumah. Semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *