Tips Menyimpan Material Bangunan Pada Saat Proses Pembangunan

Renovasi rumah merupakan salah satu hal yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga, banyak cara dilakukan agar biaya dapat ditekan sedemikian rupa. Salah satunya ialah dengan membeli bahan bangunan di awal sebelum melakukan renovasi. Tujuannya ialah agar memperoleh harga material yang lebih murah. Sebab, harga material bangunan setiap waktu terus merangkak naik.

Membeli bahan bangunan lebih awal sebelum pengerjaan memang ide yang bagus, namun ada hal yang perlu diperhatikan yaitu soal penyimpanannya. Berikut ini terdapat beberapa tips dalam menyimpan material saat ingin merenovasi rumah.

Material Disimpan ke Dalam Lahan Renovasi

Sering kali kita menyaksikan tumpukan material bangunan seperti pasir, batu bata dan genting diletakkan pada tepian jalan muka lahan yang sedang direnovasi. Padahal, menurut peraturan daerah, material bangunan harus disimpan di dalam lahan renovasi. Hal ini tujuannya ialah agar tumpukan material tersebut tidak mengganggu jalan yang berada di depan area pembangunan. Oleh sebab itu, pertimbangkanlah apakah lahan anda cukup untuk menampung material bangunan tersebut.

Penanganan Khusus Material Saat Disimpan

Terdapat metarial tertentu yang memerlukan penangan khusus, salah satunya ialah semen. Agar semen tidak mengeras sebelum digunakan, maka letakkanlah di tempat yang kering yang terbebas dari air dan udara yang lembab. Oleh sebab itu, berilah balok-balok kayu yang dilapisi tripleks di bagian bawahnya, sehingga semen tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

Perhatikan Tumpukan Batu Bata

Pada umumnya, batu bata disimpan dengan cara ditumpuk. Namun anda perlu mengingat bahwa batu bata memiliki karakter yang mudah pecah. Oleh sebab itu, pastikan tumpukan tidak terlalu tinggi agar batu bata yang berada di posisi paling bawah tidak hancur. Buatlah tumpukan maksimal setinggi 1 meter.

Penyimpanan Pasir

Dalam menyimpan pasir, maka pastikan pasir tidak tercecer sehingga tidak mengganggu jalan. Pastikan juga pasir tidak menyumbat selokan. Dan sebaiknya simpanlah pasir pada tempat yang rata dan tidak terkena air hujan, karena pasir akan berkurang terbawa oleh air hujan.

Material Mudah Pecah Dibeli Saat Dekat dengan Pemasangan

Untuk bahan bangunan yang mudah pecah seperti kaca, glass block dan keramik maka sebaiknya belilah pada waktu yang dekat dengan pemasangan. Bila disimpan terlalu lama, maka risiko material pecah dan rusak karena tertimpa bahan bangunan lain menjadi lebih besar.

Demikian beberapa tips tentang menyimpan bahan bagunan. Semoga dengan tips-tips di atas dapat membantu anda dalam mensiasati biaya pembangunan yang tinggi. Semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *