Tips Mengatasi Kebocoran Di Pertemuan Atap dan Dinding

Kebocoran pada bangunan biasanya terlihat dari jejak air yang berada di dinding. Kebocoran ini biasanya terjadi pada sisi dinding yang berbatasan langsung dengan dinding tetangga. Pada sisi dinding tersebut terdapat sambungan atap dan dinding yang dapat mengakibatkan adanya aliran air.

Sebenarnya untuk memperbaiki kebocoran ini caranya cukup sederhana. Salah satunya dengan menambahkan talang atau lapisan baru yang diletakkan di bawah penutup atap.

Untuk melakukannya ialah dengan memasang talang di bawah penutup atap secara overlapping sebesar 10 cm. Dan tempelkan tekukan talang tersebut ke dinidng serapat mungkin. Setelah itu, di atas talang tuanglah adonan semen kedap air dengan menggunakan perbandingan semen:pasir:air sebesar 1:2:3. Lakukan pelapisan tersebut pada semua bagian talang.

Setelah lapisan semen mengering, kemudian berikan lapisan waterproof di permukaan semen tersebut. Lapisan waterproof berupa plestes  lembaran yang direkatkan pada celah atap dan dinding. Tujuannya ialah agar tidak terjadi rembesan pada dinding. Setelah lapisan kering, selanjutnya ialah pasang kembali penutup atap.

Cara tersebut cukup mudah dilakukan untuk menghentikan kebocoran yang terjadi pada pertemuan atap dan dinding. Untuk menghindari kebocoran selanjutnya, maka anda perlu melakukan pelapisan waterproof ulang satu tahun sekali. Pada saat melakukan pelapisan ulang, maka jangan lupa untuk memastikan lapisan semen apakah terdapat keretakan, sebab bila terdapat keretakan dapat membuat kebocoran kembali terjadi.

Semoga artikel di atas dapat memberikan gambaran pada anda dalam memperbaiki rembesan dinding yang berasal dari sambungan atap.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *