Mengetahui Berbagai Macam Bentuk Atap Rumah

Atap merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam suatu bangunan. Tentunya, fungsi dari atap ialah untuk melindungi bangunan serta penghuni dari segala sesuatu yang dapat merusak bangunan ataupun mengancam keselamatan manusia. Selain memiliki fungsi sebagai perlindungan, atap juga memiliki fungsi estetik pada sebuah bangunan agar terlihat lebih indah dan juga bisa sebagai identitas penghuni rumah.

Terdapat berbagai jenis bahan yang digunakan dalam mempercantik tampilan pada atap rumah. Tidak hanya berasal dari bahan pembuatnya saja yang dapat membuatnya menarik, namun juga bentuk dari atap itu sendiri. Di Indonesia sendiri, banyak sekali bentuk atap yang bisa kita temui dan berikut ini beberapa bentuk atap yang bisa menjadi inspirasi bagi anda, sebagai berikut ini:

Atap Datar

Model atap datar memang terlihat sangat standart, yaitu hanya berbentuk datar memanjang. Model atap ini biasanya diaplikasikan pada bangunan bertingkat seperti pertokoan atau ruko. Selain itu, atap ini biasanya juga diaplikaskan pada rumah tinggal dengan bagian datar yang umumnya digunakan sebagai teras atap atau digunakan sebagai penjemur pakaian. Walau atap jenis bentuknya sangat standart, namun dalam perawatannya sangatlah rumit. Sebab, saat terjadi kebocoran maka akan cukup sulit dalam mendeteksinya. Walaupun demikian, model atap ini banyak digunakan karena bentuknya yang sederhana.

Atap Pelana

Atap pelana merupakan model atap yang sangat banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Model atap ini bentuknya memanjang dengan dua sisi yang dipertemukan di tengah atau struktur blok nok atau bubungan. Banyak orang yang mengatakan bahwa atap dengan model ini merupakan model atap yang paling aman, sebab sangat mudah dalam mendeteksi kebocoran. Atap ini memiliki dua sisi memanjang yang dipertemukan di bagian tengah yang biasa disebut balok nok atau bubungan. Dengan masing-masing sisi memiliki sudut kemiringan yaitu 30 derajat. Kemiringan tersebut dianggap mampu membuat alliran air hujan yang jatuh bisa mengalir langsung ke permukaan tanah.

Atap Limas

Atap limas terdiri dari empat bidang atap, yaitu dimana dua bidang atap tersebut bertemu di bubungan jurai dan dua bagian lainnya bertemu di bubungan atas atau nok. Bila diperhatikan, terdapat dua bidang yang berbentuk trapesium dan ada dua bidang yang berbentuk segitiga. Bagi beberapa orang, model atap ini merupakan atap penyempurnaan dari model atap pelana.

Atap Mansard

Model atap mansard, biasanya digunakan pada gedung-gedung tua yang dibangun pada masa pemerintahan Belanda. Karena sudah termasuk kuno, maka model atap ini jarang sekali digunakan pada bangunan rumah pada umumnya. Atap model ini memiliki atapp dengan seolah-oleh terlihat terdiri dari dua bagian atap. Selain pada gedung-gedung tua, biasanya atap rumah ini pada perkantoran pemerintah atau gedung sekolah.

Atap Joglo

Model atap joglo pada umumnya hampir sama dengan model atap limas yang tersusun sehingga tampilan dari atap ini disusun secara bertingkat. Atap model ini sering kita temui di daerah pedesaan biasanya di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah, namun kita juga bisa menemuinya di daerah perkotaan walau jumlahnya sangatlah sedikit.  Salah satu kelebihan rumah dengan atap joglo yaitu memiliki sirkulasi udara yang baik, sehingga cukup nyaman bagi penghuninya.

Begitulah sedikit ulasan tentang Bentuk Atap. Terimakasih sudah mengunjungi blog kami dan membaca artikel tentang Macam-Macam Bentuk Atap. Semoga artikel diatas bermanfaat untuk kalian semua.

Demikianlah beberapa ulasan tentang bentuk atap rumah yang cukup populer di Indonesia. Semoga ulasan ini dapat memberikan referensi bagi anda yang memiliki rencana membangun rumah atau untuk merubah tampilan rumah. Semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *