Mengatasi Kebocoran pada Pipa Air

Jika berbicara tentang kebocoran, pasti yang sangat familiar adalah tentang kebocoran pada atap rumah. Untuk hal kebocoran atap relatif lebih mudah diperbaiki dibandingkan dengan kebocoran pada bagian lain, misalnya kebocoran pada pipa air.  Pipa air merupakan salah satu bagian penting yang ada dalam sebuah bangunan. Bisa dibayangkan bila tidak ada pipa air maka penyaluran air ke dalam rumah akan lebih merepotkan. Pipa air bisa berasal dari pipa ledeng ataupun pipa yang berasal dari sumur. Biasanya, orang akan cenderung memilih untuk melakukan pemasangan pipa air dengan cara ditanam agar terlihat lebih rapi daripada pemasangan luar. Namun terdapat beberapa kelemahan apabila pemasangan pipa air dengan cara ditanam, salah satunya ketika terjadi kebocoran maka akan cenderung lebih menyulitkan.

Namun jangan khawatir, selalu terdapat cara yang bisa dilakukan untuk megetahui letak dimana kebocoran pada pipa air tanam. Salah satu caranya adalah dengan melihat indikasi-indikasi rembesan air yang keluar melalui celah-celah tembok. Bila sudah mendapatkan titik kebocoran, maka disarankan untuk segera menggantinya dengan sistem terbuka, agar lebih mudah dalam memperbaikinya. Saat ini sudah banyak produk-produk dipasaran untuk memperbaiki pipa air yang bocor tanpa bantuan tukang ledeng. Produk-produk tersebut berupa plester fiberglass yang bisa dengan mudah dan cepat diaplikasikan pada ledeng yang bocor.

Berikut ini terdapat beberapa hal yang menyebabkan kebocoran pada pipa air, yaitu sebagai berikut:

  1. Pipa air bocor karena kualitas pipa air yang rendah

Kebocoran pada pipa air salah satunya bisa disebabkan oleh kualitas pipa air yang rendah. Sebaiknya pilihlah pipa air yang memiliki kualitas yang baik. Seringkali hanya untuk mendapatkan harga yang lebih murah, kita cenderung memilih pipa air yang berkualitas rendah. Saat ini sudah banyak produk-produk pipa air yang menawarkan harga terjangkau namun juga dengan kualiatas yang baik. Jika ingin pamasangan dengan sistem tertutup maka disarankan untuk mencari kuaitas pipa air yang baik.

  1. Faktor Usia Pipa

Sama halnya dengan beberapa jenis barang lain yang memiliki masa pakai, pipa air juga memiliki masa pakai selama 5 tahun. Apabila sudah melebihi masa pakai, maka jangan ragu untuk mengecek ulang ataupun mengganti beberapa bagian pipa air yang sudah jelek karena sangat rawan bocor.

  1. Sambungan Pipa yang Buruk

Selain faktor kualitas pipa air, ternyata pemasangan sambungan yang buruk juga bisa menjadi salah satu faktor kebocoran pada pipa. Sambungan yang kurang rekat akan mudah terlepas karena tekanan air yang kuat. Pilihlah perekat pipa yang baik agar bisa bertahan cukup lama.

Dengan demikian, perlu perencanaan yang baik dalam hal pemasangan pipa air. Sebab kebocoran pada pipa air tidak bisa langsung terdeteksi. Biasanya kebocoran pada pipa menjalar dari satu titik ke titik yang lain. Oleh karena itu selalu lakukan pengecekan rutin agar kebocoran pipa agar terhindar dari kebocoran.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *