Kenali Jenis Waterproofing sesuai dengan Kebocoran Dak Beton

Terdapat beberapa jenis kebocoran pada rumah, salah satunya kebocoran pada bagian dak beton. Tidak bisa dielakan bahwa kebocoran pada dak beton merupakan sesuatu yang cukup merepotkan. Agar hal tersebut tidak terjadi secara terus menerus, maka hal bisa anda lakukan yaitu dengan melapisinya dengan menggunakan lapisan anti bocor atau biasa disebut dengan waterproofing. Di pasaran terdapat beberapa jenis pelapis anti bocor, berikut ini penjelasannya:

Integral Waterproofer

Merupakan jenis waterproofing yang cukup mudah dalam penggunaannya yaitu hanya dengan mencampurkannya langsung pada adonan beton. Jenis waterproofing ini terdiri dari dua bagian yaitu bubuk dan cairan. Integral waterproofing yang banyak digunakan ialah cairan admixture untuk campuran beton sehingga bereaksi dengan semen dan membentuk jaringan-jaringan kecil yang memblokir poori-pori sehingga kedap air. Integral waterproofing sangat cocok digunakan pada struktur beton yang terlindung dari sinar matahari yang terus menerus.

Swellable Waterstop

Terbuat dari bahan dasar dengan komposisi bentonite dengan butyl rubber compound. Bahan dasar tersebut akan bereaksi jika terkena air sehingga dapat memuai maksimum sebesar 300% dari volume atau bentuk semula. Biasanya digunakan pada sambungan pengecoran beton yang fungsinya untuk menghambat jalur air yang akan menembus pori-pori beton. Jenis waterproofing ini seringkali digunakan pada struktur beton rumit yang berhubungan dengan air misalnya tangki air, kolam renang dll. Keunggulan Swellable Waterstop yaitu sangat praktis dalam pengaplikasian dan tidak membutuhkan banyak tenaga. Selain itu juga sangat fleksibel dan mudah mengikuti terstur permukaan beton.

PVC Waterstop

Mrupakan bahan yang terbuat khusus dari PVC yang memiliki tingkat fleksibilitas bahan yang baik seperti latex. Biasanya dipasang pada sambungan beton yang memiliki celah dan berfungsi untuk menahan aliran air yang masuk kedalam bagunan melewati sambungan beton. Biasanya digunakan pada sambungan antara beton lantai, dinding dengan lantai, dll. PVC waterstops mengandung bahan dasar yang memiliki kelekatan elastisitas yang baik dan ketahanan terhadap bahan kimia serta tekanan terhadap air, sehingga VPC waterstops banyak digunakan pada sambungan konstruksi. Baik dipalikasikan pada bak air, bendungan, waduk, kanal penampung air, terowongan, dll.

Crystallising Waterproofer

Waterproofing jenis ini mengandung komponen aktif yang dengan cara berubah menjadi semacam kristal padat yang melekat pada pori-pori beton ketika bereaksi dengan air dan semen. Dalam pengaplikasiannya yaitu dengan cara dicampurkan langsung pada adonan beton segar sebelum pengecoran. Crystallising Waterproofer sangat baik diaplikasikan untuk lantai dan dinding beton yang sering terkena air, seperti ruang bawah tanah, kolam renang, tunnel, waduk, dan sebagainya. Selain itu juga terdapat beberapa kelebihan yaitu tidak beracun sehingga aman untuk tandon air minum.

Demikian ulasan tentang beberapa jenis waterproofing. Setelah anda mengetahui penjelasan di atas, semoga anda dapat menentukan jenis waterproofing mana yang sesuai dengan kebocoran dak beton yang terjadi di rumah anda. Semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *