Beberapa Penyebab Kebocoran Pada Dak Beton

Beton merupakan bahan bangunan yang penggunaannya sangat multi fugsi. Walaupun pada pengaplikasiaanya beton lebih banyak digunakan sebagai struktur bangunan, namun hal tersebut tidak berarti beton tidak dapat digunakan sebagai bagian bangunan yang non struktur seperti atap rumah, yang sering disebut dengan dak beton. Pada zaman dahulu, penggunaan dak beton sebagai atap rumah memang belum populer seperti sekarang. Kebanyakan datk beton digunakan pada gedung-gedung tinggi seperti gedung perkantoran atau gedung pusat perbelanjaan. Namun, seiring dengan berkembangnya inovasi pembangunan, dak beton kini mulai banyak diminati pada bangunan rumah tinggal. Sebab, dengan menggunakan dak beton maka area ata dapat dimanfaatkan sebagai sebagai teras, ataupun kanopi untuk jendela.

Walaupun demikian, penggunaan dak beton tetap tidak bisa terlepas dari kebocoran. Proses pembuatan yang kurang baik maupun faktor usia bisa menjadi penyebabnya. Rembesan air yang masuk dari celah-celah dak beton akan merusak cat dan menimbulkan jamur yang bila terus menerus dibiarkan akan menjadi tidak enak dipandang. Sebenarnya banyak faktor yang bisa menyebabkan atap dak beton mengalami kebocoran. Berikut ini beberapa hal yang bisa diperhatikan:

Suhu

Perubuhan suhu yang sangat signifikan dapat menjadi penyebab kebocoran. Misalnya saat siang hari suhunya sangat tinggi,sedangkan pada malam hari suhu berubah menjadi sangat rendah. Perubahan suhu yang secara terus menerus tersebut dapat menyebabkan keretakan tipis pada dak beton. Retakan tipis awalnya memang terkesan sepele, namun bila terus dibiarkan akan dapat membentuk celah kecil yang memungkinkan air masuk sehingga menyebabkan kebocoran.

Kurang perawatan

Sama seperti bangian rumah lainnya, dak beton juga membutuhkan perawatan berjagka. Kurangnya perawatan pada dak beton, tentunya dapat mempercepat proses kerusakan. Salah satu cara perawatan beton yang cukup mudah dilakukan yaitu dengan membiarkan air menggenang pada dak beton atau menggunakan karung basah. Tujuan ialah agar permukaan dak beton selalu dalam keadaan yang lembab. Selain membasahi dak beton, cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan penyemprotan cairan kimia curing compound yang berbahan dasar syntetic rubber. Penggunaan zat kimia tersebut berfungsi melindungi dak beton akibat panas matahari.

Ketebalan Dak Beton

Salah satu penyebab kebocoran yaitu kurangnya ketebalan dak beton. Ketebalan stadar dak beton yaitu 12-15 cm. Lapisan beton yang terlalu tipis akan cenderung mudah retak dan air menjadi merembes. Bila hal tersebut terjadi, maka

Kualitas Lapisan Kedap Air

Lapisan kedap air atau yang biasa disebut dengan waterproofing sangat penting digunakan pada untuk menghindari kebocoran. Terdapat banyak jenis waterproofing yang dapat digunakan, mulai dari yang sistem bakar, sistem tempel, dll.

Adanya Pergerakan

Adanya pergerakan pada pondasi maupun struktur bangunan juga dapat berpengaruh pada kondisi dak beton. Biasanya terjadi pergerakan pada kontruksi bangunan akibat pergeseran tanah ataupun gempa bumi.

Demikian beberapa hal yang dapat menyebabkan kebocoran pada dak beton. Dengan mengetahui beberapa penyebabnya, maka akan lebih mudah dalam melakukan perbaikan maupun saat merencanakan pembuatan dak beton. Semoga info ini bermanfaat bagi anda.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *