Beberapa Hal Yang Perlu di Perhatikan Untuk Mengganti Atap Dengan Baja Ringan

Beberapa Hal Yang Perlu di Perhatikan Untuk Mengganti Atap Dengan Baja Ringan

Atap merupakan bagian yang terpenting dalam pembangunan atau renovasi rumah, karena selain untuk menutupi bagian diatas rumah atap juga menjadi salah satu pemanis yang ditampilkan untuk lebih memberi warna. Dahulu biasanya penyangga atap menggunakan kayu-kayu yang telah disusun sedeminikian rupa sehingga dapat menjadi tempat bertenggernya genteng yang akan dipasang untuk atap rumah. Akan tetapi sekarang ini terdapat pilihan untuk membuat rangka atap yaitu rangka baja

Jika rumahmu perlu melakukan renovasi di bagian atap, rangka baja dapat dijadikan salah satu pilihan, karena selain mudah dalam pemasangan biaya yang dikeluarkan juga lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan rangka kayu. Bila masih ragu dengan pilihan untuk menentukan renovasi atap rumah kamu, beberapa ulasan dibawah ini mungkin dapat membantumu dalam menentukan pilihan.

  1. Menghitung Ketinggian Material

Perbedaan ketinggian yang dimiliki rangka baru akan sedikit menyita perhatian kamu, karena perbedaan komponen-komponen yang ada pastinya akan membuat sedikit perbedaa. Bila menggunakan rangka kayu pastinya terdiri dari kuda-kuda, gording, kaso dan range. Akan tetapi bila menggunakan rangka baja ringan tidak perlu menggunakan kaso dan gording. Jadi reng akan langsung bertumpu pada kuda-kuda. Sehingga menyebabkan posisi dari rangka baja ringan baru lebih rendah.Perbedaan ketinggian rangka baru karena perbedaan komponen atap.

  1. Menaikan Dinding

Adanya perbedaan ketinggian atap tentunya akan membuat atap akan terlihat lebih pendek dari atap yang lama. Jika ingin melakukan renovasi atap rumah dengan mengganti Adanya perubahan ketinggian atap dapat menyebabkan terjadinya posisi penurunan atap. Bila ingin mengganti atap rumah dengan baja ringan tentu harus menaikan dinding kurang lebih 18 cm, agar tinggi dari atap tetap sama.

  1. Penurunan Atap

Apabila melakukan renovasi atap rumah sebenarnya bisa saja tidak melakukan peninggian terhadap dinding. Akan tetapi pasti akan mengakibatkan kusen atau lubangan angina yang sudah ada ikut tertutup sehingga akan membuat sirkulasi udara akan tertutupi dan membuat ruangan terasa pengap. Peninggian dapat dilakukan dengan menambahkan beberapa pasangan bata dan ditambah balok ikat yang baru.

  1. Penambahan Stek

Terkadang bagi para pelaksana untuk meninggikan atap dianggap cukup sulit karena butuh teknik-teknik tertentu, selain itu pastinya juga akan biaya tambahan yang perlu dikeluarkan. Jadi biasanya hal tersebut diakali dengan menggunakan sistem stek agar lebih mudah dan lebih cepat meskipun sebenarnya berbahaya. Bagi yang belum mengerti sistem stek, sistem stek sendiri merupakan penambahan penyangga berupa baja ringan sebagai penyalur beban atap ke ring balok. Tujuannya yaitu menggantikan posisi dinding dan ring balok yang seharusnya ditinggikan.

  1. Tumpuan Beban

Kenapa sistem stek berbahaya?, begini jadi tumpuan beban yang berada pada batang penyangga tidak langsung menuju ring balok. Resiko yang dihasilkan cukup besar karena batang peyangga akan menyangga beban serta pergerakan atap. Jika salah pemasangan dan tidak kuat atap bisa rubuh. Jika setiap proses diatas udah dilakukan proses selanjutnya yaitu melakukan pemasangan atap rumah seperti pemasangan atap rumah baru.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *